Kamis, 20 Agustus 2026

Pelindo dan BNN Jawa Timur Edukasi Pelajar Cegah Penyalahgunaan Narkoba




DETIK NEWS (Surabaya) - PT Pelindo Terminal Petikemas (PTP) bersama Pelindo Regional 3 dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Timur menggelar sosialisasi anti narkoba bertajuk “Sekolah Merdeka Tanpa Narkoba, Bersama Sobat Ananda Bersinar” di SMAN 8 Surabaya.



Kegiatan yang diikuti 100 pelajar tersebut merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dalam rangka menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Program serupa akan dilanjutkan di sekolah lain dengan target total menjangkau 200 pelajar.



Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas, Widyaswendra, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian perusahaan dalam mendukung terciptanya generasi muda yang sehat, produktif, dan terbebas dari penyalahgunaan narkoba.



“Semangat kemerdekaan kami maknai dengan kontribusi nyata untuk menyiapkan generasi penerus yang sehat dan memiliki masa depan yang baik. Melalui edukasi ini, kami ingin para pelajar memahami risiko penyalahgunaan narkoba sekaligus memiliki keberanian untuk menolaknya,” kata Widyaswendra.



Menurutnya, upaya pencegahan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Keterlibatan BNN dan sekolah diharapkan membuat edukasi lebih tepat sasaran sekaligus mendorong para siswa menyampaikan pengetahuan yang diperoleh kepada lingkungan terdekat.



Ketua Tim Pencegahan & Pemberdayaan Masyarakat BNN Provinsi Jawa Timur, Hari Prianto, menilai pelajar SMA berada pada fase penting dalam pembentukan karakter, pola pikir, dan pengambilan keputusan. Edukasi sejak dini diperlukan agar mereka mampu mengenali risiko dan tidak mudah terpengaruh untuk mencoba narkoba.



Perkembangan ancaman narkotika juga terus berubah. Karena itu, pelajar perlu memahami tidak hanya jenis narkotika yang telah dikenal, tetapi juga New Psychoactive Substances (NPS) serta berbagai modus baru yang menyasar generasi muda.



“Pencegahan bukan hanya tentang mengetahui bahwa narkoba berbahaya, tetapi juga membangun ketahanan diri, keberanian untuk mengatakan tidak, serta kemampuan menciptakan lingkungan pergaulan yang sehat,” ujar Hari.



BNN juga mengapresiasi keterlibatan Pelindo dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Sinergi pemerintah, institusi pendidikan, masyarakat, dan dunia usaha dinilai penting untuk memperluas jangkauan edukasi kepada generasi muda.



Sementara itu, Kepala SMAN 8 Surabaya, Asmali, mengapresiasi kegiatan tersebut karena memberikan tambahan pengetahuan bagi siswa mengenai risiko penyalahgunaan narkoba dan cara melindungi diri dari berbagai modus yang berkembang.



“Para siswa mendapatkan pemahaman mengenai bahaya narkoba serta cara melindungi diri dan orang-orang di sekitarnya. Harapannya, mereka memiliki keberanian dan ketegasan untuk mengatakan tidak pada narkoba,” ungkapnya.



Salah satu peserta, Maria Angel Purne, mengaku memperoleh sejumlah informasi baru yang membuatnya lebih waspada terhadap penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja.



“Informasi ini sangat penting dan sebelumnya belum banyak kami ketahui. Materinya juga disampaikan dengan menarik dan mudah dipahami. Kami berharap informasi yang kami dapatkan bisa diteruskan kepada teman-teman agar semakin banyak pelajar yang memahami dan terhindar dari bahaya narkoba,” kata Maria.



Melalui program ini, Pelindo bersama BNN Provinsi Jawa Timur berharap para pelajar tidak hanya memahami bahaya narkoba, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang mengajak teman, keluarga, dan lingkungan sekitarnya untuk bersama-sama menciptakan generasi yang sehat dan bebas narkoba.



(Redaksi DNN.Com/Corcom PTP). 

Komitmen Kepatuhan Pajak, Terminal Petikemas Surabaya Kembali Mendapat Apresiasi

 



DETIK NEWS (Surabaya) - PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS), anak perusahaan Pelindo Terminal Petikemas (PTP), kembali meraih penghargaan Wajib Pajak Teladan Tahun 2026 dari Pemerintah Kota Surabaya. Penghargaan tersebut diserahkan pada Rabu (19/8) di Pelindo Place Lantai 13, Surabaya. Penghargaan ini menjadi pencapaian yang istimewa bagi TPS karena berhasil diraih selama tiga tahun berturut-turut, yakni pada tahun 2024, 2025 dan 2026.


Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas konsistensi TPS dalam memenuhi kewajiban perpajakan secara tertib, tepat waktu, dan berkelanjutan sebagai bagian dari penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG), khususnya aspek transparansi, akuntabilitas dan tanggung jawab kepada negara serta masyarakat.


Sekretaris Perusahaan TPS, Erika Asih Palupi, menyampaikan bahwa penghargaan yang diterima secara berkelanjutan selama tiga tahun terakhir merupakan bukti nyata komitmen perusahaan dalam menjaga kepatuhan terhadap berbagai regulasi, termasuk kewajiban perpajakan.


“Pencapaian ini merupakan hasil dari komitmen TPS untuk selalu menjalankan bisnis secara profesional, transparan dan patuh terhadap peraturan yang berlaku. Kami meyakini bahwa kepatuhan perpajakan bukan hanya kewajiban perusahaan, tetapi juga bentuk kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan daerah dan nasional,” ujar Erika.


Lebih lanjut Erika menegaskan bahwa penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi TPS untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola perusahaan serta mempertahankan integritas dalam setiap aspek operasional bisnis.


“Merupakan suatu kehormatan bagi TPS dapat kembali menerima penghargaan dari Pemerintah Kota Surabaya. Penghargaan yang diterima semakin menguatkan semangat TPS untuk terus menjaga standar kepatuhan yang tinggi, meningkatkan kepercayaan para pemangku kepentingan, serta memberikan nilai tambah bagi pelanggan, masyarakat dan negara,” tambahnya.


Keberhasilan meraih penghargaan Wajib Pajak Teladan selama tiga tahun berturut-turut juga menunjukkan konsistensi TPS dalam menempatkan kepatuhan pajak sebagai bagian dari budaya perusahaan. Melalui pemenuhan kewajiban perpajakan yang disiplin dan tepat waktu, TPS turut berkontribusi terhadap peningkatan penerimaan daerah yang pada akhirnya mendukung pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan public dan penguatan perekonomian daerah.


TPS berkomitmen untuk terus menerapkan prinsip-prinsip GCG secara konsisten sebagai fondasi dalam mengelola perusahaan secara berkelanjutan, berdaya saing dan dipercaya oleh seluruh pemangku kepentingan.


(Redaksi DDN.Com/Corcom TPS ).

TERMINAL TELUK LAMONG SIAPKAN TENAGA PENGAMANAN PROFESIONAL DARI WARGA RING 1

 


Surabaya, 20 Agustus 2026 — PT Terminal Teluk Lamong (TTL) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupa Pelatihan dan Sertifikasi Gada Pratama secara gratis bagi masyarakat Ring 1 PT Terminal Teluk Lamong.

 

Program yang secara resmi dibuka di Kantor Utama PT Terminal Teluk Lamong ini dilaksanakan selama 10 hari, mulai 19 hingga 28 Agustus 2026 di Graha Pondok Kasih. Sebanyak 15 peserta terpilih dari tujuh kelurahan di sekitar wilayah operasional perusahaan mengikuti program tersebut.

 

Pelatihan dirancang untuk membekali peserta dengan kompetensi dasar pengamanan sekaligus sertifikasi resmi Gada Pratama sebagai modal memasuki dunia kerja profesional. Melalui program ini, TTL berharap masyarakat Ring 1 tidak hanya memperoleh keterampilan, tetapi juga memiliki kompetensi yang diakui sehingga dapat meningkatkan daya saing dan peluang kerja.

 

Selama pelatihan, peserta mendapatkan berbagai materi terkait tugas dan tanggung jawab Satuan Pengamanan (Satpam), antara lain Peraturan Dasar Kepolisian (Perdaspol), bela diri, penggunaan peralatan pengamanan, patroli, pengawalan, komunikasi efektif, serta pelayanan prima.

 

Peserta juga memperoleh pembekalan mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), teknik pemadaman kebakaran, penyusunan laporan kejadian, serta penanganan Tempat Kejadian Perkara (TKP). Rangkaian pelatihan tersebut diharapkan mampu membentuk tenaga pengamanan yang profesional, disiplin, berintegritas, dan bertanggung jawab.

 

Senior Manager Sekretaris Perusahaan & Hukum PT Terminal Teluk Lamong, Syaiful Anam, mengatakan program TJSL TTL terus diarahkan untuk memberikan dampak berkelanjutan melalui penguatan kapasitas dan kemandirian masyarakat.

 

“Program TJSL kami terus bertransformasi dari pendekatan bantuan langsung atau charity menuju pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan. Kemajuan industri dan keberlanjutan bisnis PT Terminal Teluk Lamong harus berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar,” ujar Anam.

 

“Melalui pelatihan dan sertifikasi Gada Pratama ini, kami ingin memberikan bekal kompetensi sekaligus legalitas profesi kepada warga Ring 1 agar memiliki kesiapan dan daya saing yang lebih baik untuk memasuki dunia kerja,” tambahnya.

 

Apresiasi juga disampaikan Camat Asemrowo, Mohammad Zulchaidir yang hadir dalam pembukaan kegiatan. Ia mendorong para peserta untuk memanfaatkan kesempatan pelatihan dengan sebaik-baiknya serta membangun kebanggaan terhadap profesi di bidang pengamanan.

 

“Profesi petugas pengamanan merupakan pekerjaan yang mulia dan membutuhkan integritas serta kedisiplinan tinggi. Dengan sertifikasi resmi Gada Pratama ini, kami berharap para peserta memiliki kompetensi dan legalitas yang semakin kuat serta diakui oleh dunia kerja,” ujar Zulchaidir.

 

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus aktif mengikuti berbagai program pemberdayaan yang diselenggarakan perusahaan. “Kami berharap masyarakat semakin antusias memanfaatkan program-program pelatihan dan pemberdayaan yang diberikan PT Terminal Teluk Lamong. Kesempatan seperti ini dapat menjadi sarana bagi warga untuk terus meningkatkan kompetensi, membuka peluang kerja, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan keluarga,” tambahnya.

 

Melalui semangat “Tumbuh Bersama”, PT Terminal Teluk Lamong berkomitmen untuk terus menghadirkan program TJSL yang berorientasi pada pemberdayaan, peningkatan kompetensi, dan penciptaan kesempatan ekonomi bagi masyarakat sekitar. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk tumbuh berkelanjutan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan di sekitar wilayah operasionalnya.

 

IPC TPK Dukung Rehabilitasi Mangrove Nasional melalui Kolaborasi TJSL “The North Green Movement”


Jakarta, 20 Agustus 2026 – PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menegaskan komitmennya dalam mendukung upaya rehabilitasi lingkungan dan penguatan ekosistem pesisir melalui partisipasi dalam gerakan The North Green Movement yang diinisiasi oleh Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jakarta Utara. Melalui kolaborasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bidang lingkungan, IPC TPK turut mengambil bagian dalam kegiatan penanaman mangrove yang dilaksanakan di Kawasan Hutan Lindung Angke Kapuk, Jakarta Utara.

 

Mengusung semangat “Bersama Menjaga Pesisir Jakarta, Mewariskan Masa Depan”, gerakan kolaboratif tersebut berhasil menghimpun sebanyak 3.000 bibit mangrove melalui dukungan berbagai pihak, termasuk HIPMI, Kementerian Kehutanan Republik Indonesia, dan dunia usaha. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wali Kota Administrasi Jakarta Utara, Hendra Hidayat, S.IP., M.A., sebagai bentuk dukungan terhadap kolaborasi dalam menjaga dan melestarikan ekosistem pesisir Jakarta.

 

Ketua Umum BPC HIPMI Jakarta Utara, Victor Herryanto, menyampaikan bahwa The North Green Movement tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan penanaman mangrove semata, tetapi juga sebagai upaya membangun komitmen dan tanggung jawab bersama dalam menjaga kawasan pesisir.

 

“Menjaga pesisir bukan hanya menjadi isu lingkungan, tetapi juga berkaitan dengan keberlangsungan kota, aktivitas ekonomi, serta masa depan generasi mendatang. Kami berharap gerakan ini dapat menjadi bagian dari upaya bersama untuk menjaga pesisir Jakarta secara berkelanjutan,” ujar Victor.

 

Dukungan IPC TPK dalam gerakan ini merupakan wujud nyata komitmen perusahaan untuk menghadirkan kontribusi yang tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat, tetapi juga menciptakan dampak positif bagi lingkungan. Sebagai bagian dari ekosistem logistik dan kepelabuhanan nasional, IPC TPK menyadari bahwa keberlanjutan lingkungan pesisir memiliki keterkaitan erat dengan keberlangsungan aktivitas ekonomi dan kehidupan masyarakat di sekitarnya.

 

“Bagi IPC TPK, keberlanjutan bukan hanya tentang menjaga kelangsungan bisnis, tetapi juga tentang memastikan lingkungan dan masyarakat dapat tumbuh bersama. Melalui kolaborasi TJSL dalam The North Green Movement, kami ingin mengambil bagian dalam upaya menjaga ekosistem mangrove sebagai salah satu benteng alami kawasan pesisir sekaligus investasi lingkungan untuk generasi mendatang,” ujar Daniel Setiawan, Senior Manager Sekretariat Perusahaan IPC TPK.

 

Mangrove memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, antara lain sebagai habitat berbagai biota, penyerap karbon, serta pelindung alami kawasan pantai dari abrasi dan dampak perubahan iklim. Oleh karena itu, upaya rehabilitasi mangrove tidak hanya menjadi agenda lingkungan, tetapi juga bagian dari investasi jangka panjang dalam membangun ketahanan wilayah pesisir.

 

Melalui kolaborasi ini, IPC TPK berharap semangat menjaga lingkungan dapat terus tumbuh menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan. Partisipasi dalam The North Green Movement sejalan dengan komitmen TJSL perusahaan untuk terus membangun kolaborasi yang memberikan manfaat dan menciptakan nilai bersama bagi lingkungan, masyarakat, serta keberlanjutan ekosistem. Sebab menjaga pesisir hari ini merupakan bagian dari menjaga masa depan Indonesia.

Selasa, 18 Agustus 2026

PT TERMINAL TELUK LAMONG BANGUN KEBERSAMAAN DENGAN BERAGAM LOMBA DAN PESTA RAKYAT

 

 



DETIK NEWS (Surabaya) - PT Terminal Teluk Lamong (TTL) menyelenggarakan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 10 - 19 Agustus 2026. Beragam perlombaan digelar dengan melibatkan pegawai, pemagang, serta pengguna jasa sebagai bagian dari upaya membangun kebersamaan dan semangat kemerdekaan di lingkungan TTL Group.

 

Sejumlah perlombaan olahraga, permainan, hingga kompetisi yang menguji pengetahuan dan kreativitas peserta, antara lain bulu tangkis, tenis meja, futsal, cerdas cermat, e-sport mobile legend, cooking competition, serta triathlon.

 

Salah satu kegiatan yang mendapat antusiasme peserta adalah Lomba Cerdas Cermat melalui Kuis Kahoot! yang diikuti oleh pegawai dan pemagang secara daring menggunakan perangkat masing-masing dengan total 140 peserta. Kompetisi tersebut terdiri atas 120 soal yang mencakup pengetahuan umum dan pengetahuan mengenai kepelabuhanan, dengan pemenang ditentukan berdasarkan perolehan skor tertinggi.

 

Selain itu, digelar pula Cooking Competition yang diikuti oleh sejumlah tim dari berbagai Direktorat dan terminal di lingkungan TTL Group. Untuk menjaga objektivitas penilaian, kompetisi memasak tersebut melibatkan juri profesional dari Surabaya Hotel School (SHS). Perlombaan e-sport mobile legend dan permainan tenis menggunakan konsol Nintendo memberikan pilihan hiburan yang berbeda bagi peserta dari berbagai kelompok usia dan unit kerja.

 

Pada cabang olahraga terdapat kompetisi futsal, tenis meja, dan bulu tangkis yang mempertemukan tim dari berbagai unit kerja. Khusus untuk bulu tangkis, peserta diperluas dengan melibatkan pengguna jasa, di antaranya PT. Meratus Line dan PT. Tanto Intim Line dan mitra kerja lainnya, sehingga kegiatan tidak hanya menjadi ajang silaturahmi internal, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antara perusahaan dengan pelanggan dan mitra usaha.

 

Beragam format perlombaan tersebut menunjukkan bahwa peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di lingkungan PT Terminal Teluk Lamong tidak hanya diarahkan pada kompetisi untuk mencari pemenang, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun interaksi, memperkuat rasa kebersamaan, dan menumbuhkan semangat positif di antara pegawai serta para pengguna jasa yang turut berpartisipasi.

 

Puncak rangkaian kegiatan ditandai dengan pelaksanaan “Pesta Rakyat” yang berlangsung di area TTL. Dalam kegiatan tersebut, seluruh pegawai berkumpul untuk menikmati penampilan band internal TTL serta aneka kuliner yang disediakan oleh UMKM masyarakat sekitar (Ring 1) TTL.

 

“Keterlibatan UMKM masyarakat ring 1 dalam penyediaan kuliner menjadi bagian dari upaya menghadirkan manfaat kegiatan bagi masyarakat dan pelaku usaha di sekitar wilayah operasional perusahaan, sekaligus memberikan kesempatan bagi pegawai untuk menikmati produk lokal dalam suasana perayaan kemerdekaan” tambah Herry.

 

Menutup seluruh rangkaian kegiatan, Senior Manager SDM dan Umum PT Terminal Teluk Lamong, Herry Subagiyo, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pegawai, peserta, panitia, pengguna jasa, serta pihak-pihak yang telah berpartisipasi sehingga seluruh kegiatan dapat berlangsung dengan baik.

 

“Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum bagi kita untuk memperkuat kebersamaan, membangun kekompakan, dan menjaga semangat positif di lingkungan kerja. Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta dan panitia yang telah mengikuti serta menyukseskan rangkaian kegiatan ini dengan penuh antusiasme dan sportivitas. Mari kita terus menjaga semangat kemerdekaan dengan bekerja secara profesional, berintegritas, dan memberikan kinerja terbaik untuk kemajuan perusahaan dan Indonesia,” tutup Herry.


(Redaksi DNN.Com).

 


PELABUHAN MAUMERE NUSA TENGGARA TIMUR Tetap LAYANI KAPAL RO-Ro dan PENUMPANG

 


DETIK NEWS (Nusa Tenggara Timur)  - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Regional 3 Maumere tetap melakukan layanan operasional kapal Ro-Ro dan Penumpang pascagempa yang berdampak pada sejumlah fasilitas pelabuhan. Meskipun fasilitas terminal penumpang mengalami kerusakan, Pelindo melakukan penyesuaian layanan dengan mengalihkan aktivitas pelayanan ke area lapangan agar operasional kapal dan mobilitas masyarakat tetap berjalan dengan mengutamakan keselamatan.


Sub Regional Head Pelindo Bali Nusra, Fariz Hariyoso, mengatakan penyesuaian pola pelayanan tersebut merupakan langkah cepat untuk memastikan konektivitas masyarakat tetap terjaga di tengah kondisi pascagempa.


“Karena fasilitas terminal terdampak, pelayanan kami sesuaikan dan dialihkan ke area lapangan. Tim Pelindo tetap bekerja 24/7 untuk memastikan proses naik-turun penumpang dan kendaraan tetap berjalan aman dan tertib. Ini merupakan bentuk komitmen kami untuk tetap hadir dan memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, sekaligus terus memantau serta mempercepat pemulihan fasilitas pelabuhan,” ujar Fariz.


Kesigapan tersebut terlihat dari pelayanan kapal yang berlangsung pada 16 hingga 17 Agustus 2026. Pada 16 Agustus 2026 pukul 22.38 WITA, KM Bukit Siguntang melakukan first line di Pelabuhan Maumere dengan melayani 477 penumpang turun dan 943 penumpang naik. Pelayanan kapal kemudian diselesaikan pada 17 Agustus 2026 pukul 00.23 WITA.


Selanjutnya, pada 17 Agustus 2026 pukul 01.24 WITA, KM Dharma Rucitra VII rute Surabaya–Maumere melakukan first line. Kapal tersebut melayani penurunan 569 penumpang serta 88 unit kendaraan, terdiri atas 19 sepeda motor, 2 mobil, 12 truk sedang, dan 55 truk besar. Seluruh proses penurunan penumpang dan kendaraan selesai pada pukul 04.13 WITA. Pelayanan kapal berikutnya dijadwalkan kembali pada 17 Agustus 2026 mulai pukul 19.00 WITA.


Pelindo terus berkoordinasi dengan KSOP, operator kapal, pemerintah daerah, TNI/Polri, dan pemangku kepentingan terkait dalam proses pemulihan Pelabuhan Maumere. Pelayanan akan terus disesuaikan dengan kondisi lapangan dan hasil pemeriksaan keselamatan, sehingga aktivitas kepelabuhanan dapat berlangsung secara aman, tertib, dan berkesinambungan di tengah masa pemulihan pascagempa.


(Redaksi DNN.Com).

Senin, 17 Agustus 2026

HUT RI ke-81, Pelindo Teguhkan Kedaulatan Maritim




DETIK NEWS (Makassar) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo menegaskan komitmennya memperkuat konektivitas maritim dan efisiensi logistik nasional sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.


Komitmen tersebut disampaikan dalam Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan Pelindo Group Wilayah Kerja Makassar, Senin (17/8).


Upacara yang berlangsung di pelataran parkir Kantor Pelindo Regional 4, Makassar, dipimpin Wakil Direktur Utama Pelindo, Drajat Sulistyo selaku inspektur upacara.


Dalam kesempatan tersebut, Drajat membacakan amanat Direktur Utama Pelindo, Achmad Muchtasyar, yang menekankan bahwa kemerdekaan harus diisi melalui karya nyata, termasuk menjaga kedaulatan ekonomi dan memperkuat pemerataan pembangunan melalui sektor kepelabuhanan.


“Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, laut bukanlah pemisah bagi Indonesia. Laut adalah pemersatu, pelabuhan adalah penghubung, dan konektivitas merupakan urat nadi perekonomian bangsa,” ujar Drajat saat membacakan amanat tersebut.


Menurutnya, Pelindo memegang peran strategis dalam menjaga kedaulatan maritim Indonesia. Setiap pelayanan kapal, aktivitas bongkar muat, pergerakan penumpang, serta mata rantai logistik yang dihubungkan melalui pelabuhan memiliki arti penting bagi ketahanan dan pertumbuhan ekonomi nasional.


Pelindo juga berkomitmen menghadirkan keadilan melalui konektivitas yang merata. Pengembangan tidak hanya difokuskan pada pelabuhan besar, tetapi juga pelabuhan kecil dan perintis yang menjadi penghubung utama bagi masyarakat di wilayah tertinggal, terdepan, terluar, dan perbatasan.


Standar keselamatan, kemudahan, serta mutu pelayanan yang sama diharapkan dapat dirasakan di seluruh pelabuhan, mulai dari Tanjung Priok, Tanjung Perak, Belawan, Makassar, hingga dermaga-dermaga di pelosok Nusantara.


“Selisih harga barang antara Jawa dan wilayah timur Indonesia, serta antara kota besar dan pulau-pulau terluar, pada dasarnya merupakan selisih biaya logistik. Di sanalah peran Pelindo menjadi sangat berarti,” katanya.


Dari sisi kemakmuran, peningkatan produktivitas bongkar muat, penurunan waktu tunggu dan masa tambat kapal, serta efisiensi rantai pasok dinilai dapat menekan biaya logistik nasional, menjaga keterjangkauan harga barang, dan meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar global.


Manfaat ekonomi tersebut juga diarahkan agar tumbuh di sekitar kawasan pelabuhan melalui pengembangan wilayah penyangga, penciptaan lapangan kerja, penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah, serta penerapan operasional pelabuhan yang semakin ramah lingkungan.


Langkah itu sejalan dengan transformasi BUMN yang diperkuat melalui Danantara Indonesia, terutama dalam mengoptimalkan aset-aset strategis negara dan menciptakan nilai ekonomi berkelanjutan. Dalam konteks tersebut, Pelindo terus memperkuat perannya sebagai pengelola infrastruktur strategis sekaligus pendukung agenda nasional di bidang konektivitas, logistik, dan pertumbuhan ekonomi.


Menghadapi dinamika geopolitik, perubahan pola perdagangan global, perkembangan teknologi, tuntutan keberlanjutan, serta kompetisi antarpelabuhan, seluruh Port Captain Pelindo diminta terus adaptif, bergerak lebih cepat, dan berani melakukan perubahan.


Dalam amanatnya, Achmad juga menyampaikan simpati kepada masyarakat Nusa Tenggara Timur yang terdampak gempa bumi. Seluruh pekerja Pelindo, khususnya di wilayah terdampak, diminta meningkatkan kewaspadaan dan memastikan kesiapan fasilitas serta peralatan.


(Redaksi DNN.Com/Humas Pelindo Regional 4).


“Tidak ada target operasional yang lebih penting daripada keselamatan manusia,” tegasnya.


Upacara tersebut turut dihadiri Executive Director 4 Pelindo Regional 4 Abdul Azis, jajaran direksi dan manajemen anak usaha Pelindo Group Wilayah Kerja Makassar, serta jajaran manajemen Pelindo Regional 4.


Melalui momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Pelindo bertekad semakin memperkuat perannya sebagai pintu gerbang perdagangan Indonesia, penghubung Nusantara, penggerak ekosistem maritim, dan salah satu kekuatan ekonomi nasional.

Sektor TRANSPORTASI dan PERGUDANGAN Tumbuh 5,65 PERSEN, DIVERSIFIKASI Menjadi MESIN PERTUMBUHAN BARU Pelaku LOGISTIK

 


DETIK NEWS (Bandung) - Mengacu data BPS, ekonomi Indonesia pada triwulan II-2026 tumbuh 5,29 persen secara tahunan. Sektor transportasi dan pergudangan tumbuh 5,65 persen serta berkontribusi 6,16 persen terhadap PDB, menunjukkan peluang bagi perusahaan logistik untuk memperkuat strategi pertumbuhan.


Perdagangan luar negeri turut membuka peluang. Ekspor Januari-Mei 2026 mencapai USD115,36 miliar, naik 3,02 persen secara tahunan, sedangkan impor mencapai USD111,33 miliar atau tumbuh 15,24 persen. Neraca perdagangan mencatat surplus USD4,03 miliar.


Merespons perkembangan tersebut, Logistics Executive Forum 2026 diselenggarakan di HARRIS Convention Hall Summarecon Bekasi pekan lalu (12/8). Forum yang digelar Inoversi dan Beyond Core Academy serta didukung ALFI DPW Jawa Barat dan Supply Chain Indonesia (SCI) ini menyasar pemimpin industri dan mendapat respons positif.


Berty Argiyantari, Founder Inoversi Business Consultant dan Co-founder Beyond Core Academy, menginisiasi forum untuk mendorong perusahaan logistik menemukan sumber pertumbuhan baru melalui diversifikasi sektor dengan mempertimbangkan potensi pasar, kapabilitas, dan risiko.


Setijadi, CEO dan Founder SCI, memaparkan bahwa pertumbuhan sektor transportasi dan pergudangan perlu dibaca bersama perubahan permintaan, perdagangan, teknologi, dan kebijakan. Perusahaan tidak cukup mengejar volume, tetapi perlu memilih sektor pelanggan yang prospektif, membutuhkan layanan logistik, dan memiliki ketahanan bisnis.


Diversifikasi dapat diarahkan ke sektor makanan dan minuman, ritel dan perdagangan elektronik, manufaktur, agribisnis, farmasi, serta rantai dingin. Pemilihan sektor didasarkan pada ukuran dan pertumbuhan pasar, arus barang, persaingan, kebutuhan investasi, serta kesesuaian jaringan.


Penerapannya memerlukan pemetaan peluang, penilaian kapabilitas, pemilihan sektor prioritas, pengembangan solusi, dan uji pasar. Ekspansi bertahap memungkinkan perusahaan membangun portofolio tanpa mengganggu layanan inti dan arus kas.


Yan Hendry Jauwena, Chief Sales Officer CJ Logistics Indonesia, menjelaskan bahwa diversifikasi harus diterjemahkan menjadi model bisnis yang jelas. Perusahaan perlu menetapkan proposisi nilai, segmen pelanggan, cakupan layanan, sumber pendapatan, struktur biaya, dan kemitraan.


Kesiapan operasi menjadi penentu keberhasilan. Kapabilitas sumber daya manusia, proses, teknologi, aset, jaringan, tata kelola, dan standar layanan harus sesuai dengan kebutuhan sektor sasaran agar peluang tidak menimbulkan kompleksitas yang tidak terkendali.


Implementasi perlu dilakukan melalui proyek percontohan dengan indikator terukur, termasuk pendapatan, margin, utilisasi aset, mutu layanan, dan retensi pelanggan. Evaluasi menjadi dasar untuk memperluas, menyesuaikan, atau menghentikan inisiatif.


Trismawan Sanjaya, Sekretaris Jenderal DPP ALFI, menggarisbawahi bahwa diversifikasi menambah risiko perusahaan. Risiko pasar, kredit pelanggan, investasi, operasional, teknologi, regulasi, keselamatan, dan reputasi perlu diidentifikasi sejak perencanaan.


Setiap pilihan sektor perlu dilengkapi batas toleransi risiko, skenario, mitigasi, penanggung jawab, dan mekanisme pemantauan. Pendekatan ini membantu manajemen menyeimbangkan ambisi pertumbuhan dengan kemampuan menyerap potensi kerugian.


(Redaksi DNN.Com/Humas SCI).

Sabtu, 15 Agustus 2026

Pasca Gempa Bumi di NTT, Menhub Dudy Prioritaskan Keselamatan dan Kelancaran Operasional Transportasi



DETIK NEWS (Jakarta) - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan duka cita dan keprihatinan yang mendalam atas terjadinya gempa bumi yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8) pagi waktu setempat. Menhub mengatakan bahwa aspek keselamatan dan kelancaran operasional transportasi yang terdampak tetap menjadi prioritas utama.


“Kami turut berduka cita dan prihatin atas peristiwa gempa bumi yang terjadi di wilayah NTT. Kami telah menginstruksikan seluruh unit kerja terkait untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap fasilitas-fasilitas transportasi terdampak, baik pelabuhan, terminal hingga bandara, guna memastikan seluruh sarana dan prasarana berada dalam kondisi aman pasca terjadinya gempa bumi. Keselamatan penumpang dan seluruh petugas harus tetap jadi prioritas utama,” ujar Menhub Dudy di Jakarta, Sabtu (15/8/2026).


Menhub Dudy menyampaikan, berdasarkan informasi yang diterima, gempa bumi di wilayah NTT berdampak pada sejumlah sarana dan prasarana transportasi di wilayah tersebut. Beberapa yang terdampak antara lain, Pelabuhan Laurentius Say, Pelabuhan Reo, Pelabuhan Nangakeo, hingga Bandar Udara Komodo.


Gempa bumi mengakibatkan robohnya bagian dermaga dan bangunan ruang tunggu di Pelabuhan Laurentius Say. Saat kejadian, KM Bukit Siguntang sedang sandar di dermaga pelabuhan. Di Pelabuhan Reo, terdapat kerusakan di bagian kantor dan juga terminal, namun tidak ada korban jiwa. 


Gempa bumi juga menyebabkan kerusakan ringan pada sejumlah fasilitas di Pelabuhan Nangakeo, mulai dari plafon runtuh hingga tembok retak. Akibatnya, layanan perintis dihentikan sementara.


Adapun di Banda Udara Komodo, terdapat kerusakan pada fasilitas Gedung PKP-PK, Terminal Sisi Darat, Gedung Administrasi, serta kerusakan minor pada fasilitas sisi udara (fillet Taxiway A). Tidak ditemukan adanya korban jiwa dan bandara ini tetap beroperasi normal dengan pembatasan. 


Menhub Dudy menginstruksikan jajaran Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemenhub di wilayah NTT dan sekitarnya untuk terus berkoordinasi dengan seluruh stakeholder terkait, seperti BMKG, Basarnas, TNI/Polri, Pemerintah Daerah, dan operator transportasi, guna memantau situasi di lapangan pasca terjadinya gempa bumi. Ia meminta seluruh petugas untuk fokus pada proses penyelamatan penumpang dan tetap meningkatkan kewaspadaan.


“Meskipun peringatan dini tsunami telah dicabut, saya minta seluruh pihak untuk tetap mengutamakan aspek keselamatan dalam bermobilitas, khususnya di wilayah terdampak. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, selalu update informasi resmi terkait cuaca dari BMKG, dan senantiasa ikuti arahan petugas di lapangan,” terang Menhub Dudy.


Menhub Dudy juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau kondisi sarana dan prasarana transportasi di wilayah terdampak dan memastikan layanan transportasi dapat kembali berjalan optimal dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan. Ia pun meminta masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi-informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Kemenhub juga akan menyampaikan informasi secara berkala jika ada informasi terkait sarana dan prasarana yang terdampak gempa bumi.


“Kementerian Perhubungan berkomitmen untuk terus memberikan informasi terkini kepada masyarakat serta mengambil langkah-langkah yang diperlukan guna menjamin keselamatan, keamanan, dan kelancaran transportasi di wilayah NTT dan sekitarnya. Saya berharap aktivitas masyarakat dapat kembali normal seperti sedia kala,” pungkas Menhub.


(Redaksi DNN.Com/OB/HH/GT/FM).


Kamis, 13 Agustus 2026

Pelindo Multi Terminal Catat Kinerja Terus Bertumbuh sepanjang Semester I 2026



DETIK NEWS (Medan) - PT Pelindo Multi Terminal, anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak dalam pengelolaan dan operasional terminal nonpetikemas, mencatatkan kinerja positif sepanjang Semester I 2026. Performa operasional yang terus bertumbuh jadi bagian penguatan fundamental bisnis perusahaan dalam mendukung kelancaran arus logistik serta aktivitas perdagangan nasional.


SVP Sekretariat Perusahaan Pelindo Multi Terminal, Finan Syaifullah, menyampaikan bahwa perusahaan berhasil mencatatkan pertumbuhan positif untuk arus bongkar muat barang selama semester I tahun 2026.


“Capaian ini menjadi refleksi dari upaya berkelanjutan Pelindo Multi Terminal dalam memperkuat kualitas layanan, meningkatkan efektivitas operasional, serta menghadirkan pengelolaan terminal nonpetikemas yang semakin andal dan berdaya saing,” ujar Finan.


Dari sisi operasional, Pelindo Multi Terminal Group mencatatkan pertumbuhan arus barang yang positif sepanjang Semester I 2026. Total arus barang yang dikelola mencapai 59,59 juta ton/m3, tumbuh 10,85 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.


Pertumbuhan tersebut didukung oleh peningkatan sejumlah segmen komoditas utama. Arus General & Bag Cargo tercatat sebesar 14,56 juta ton/m3, meningkat dari 13,72 juta ton/m3 pada 2025 atau tumbuh 6,11 persen.


Sementara itu, komoditas Curah Cair mencapai 14,41 juta ton, naik dari 13,34 juta ton pada periode yang sama tahun lalu atau tumbuh 7,97 persen. Segmen Curah Kering mencatatkan pertumbuhan signifikan dengan realisasi 30,63 juta ton, meningkat dari 26,69 juta ton pada 2025 atau tumbuh 14,74 persen. Adapun arus komoditas Gas mencapai 8,12 juta MMBTU, meningkat dari 7,77 juta MMBTU atau tumbuh 4,49 persen.


Finan menyampaikan bahwa peningkatan kinerja tersebut tidak terlepas dari konsistensi perusahaan dalam menjalankan transformasi operasional melalui penguatan proses bisnis, sumber daya manusia, teknologi, peralatan, infrastruktur, serta penerapan standar Health, Safety, Security, and Environment (HSSE).


“Pelindo Multi Terminal terus berkomitmen menjaga keandalan operasional terminal melalui inovasi dan transformasi yang berkelanjutan. Dengan layanan yang semakin efektif dan terintegrasi, kami berharap dapat terus memberikan kontribusi dalam memperlancar rantai logistik nasional,” jelas Finan.


Capaian positif Pelindo Multi Terminal Group tersebut juga selaras dengan agenda strategis Danantara Indonesia dalam mendorong penguatan konsistensi layanan dan keandalan operasional perusahaan negara guna menjaga kelancaran distribusi logistik serta mendukung pertumbuhan aktivitas perdagangan nasional.


Sebagai operator terminal nonpetikemas, Pelindo Multi Terminal terus memperkuat perannya dalam menghadirkan layanan terminal nonpetikemas yang modern, aman, dan berdaya saing melalui pengembangan teknologi, peningkatan produktivitas, serta penguatan ekosistem kepelabuhanan Indonesia.


(Redaksi DNN.Com).

 

 

 


HUT RI ke-81 Tahun, Pelindo Group Wilayah Kerja Makassar Perkuat Kolaborasi




DETIK NEWS (Makassar) – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Group Wilayah Kerja Makassar memperkuat kolaborasi dan kebersamaan pekerja melalui kegiatan Senam Bersama, Fun Games, dan Bazar UMKM dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.


Kegiatan yang berlangsung di pelataran parkir Kantor Pelindo Regional 4, Makassar, Jumat (14/8), tersebut diikuti oleh seluruh jajaran manajemen dan pekerja Pelindo Group Wilayah Kerja Makassar.


Direktur Keuangan, SDM, dan Manajemen Risiko PT Pelindo Jasa Maritim, Aris Subagyo membuka kegiatan tersebut mewakili Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis.


Aris mengatakan, momentum peringatan kemerdekaan menjadi ruang untuk memperkuat semangat persatuan, kolaborasi, dan rasa memiliki di antara seluruh pekerja dalam satu ekosistem Pelindo Group.


“Semangat kemerdekaan perlu terus diwujudkan melalui kebersamaan dan kontribusi nyata. Kolaborasi yang kuat antarmanajemen dan pekerja merupakan salah satu modal penting bagi Pelindo untuk terus meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta pengguna jasa,” ujarnya.


Menurut Aris, rangkaian kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana rekreasi, tetapi juga bagian dari upaya membangun lingkungan kerja yang sehat, solid, dan produktif. Melalui senam bersama dan fun games, para pekerja dapat membangun interaksi yang lebih erat di luar rutinitas pekerjaan sehari-hari.


Semangat tersebut sejalan dengan arah transformasi BUMN dalam ekosistem Danantara Indonesia yang mendorong penguatan daya saing perusahaan melalui keunggulan operasional, pengembangan sumber daya manusia, dan sinergi strategis. Dengan fondasi itu, Pelindo diharapkan semakin optimal dalam mendukung konektivitas logistik dan berbagai agenda strategis nasional.


Sementara itu, Division Head Pelayanan SDM dan Umum Pelindo Regional 4, Rinto Saiful menuturkan, kegiatan ini dirancang untuk menghadirkan suasana peringatan kemerdekaan yang sehat, semarak, dan inklusif bagi seluruh insan Pelindo Group Wilayah Kerja Makassar.


“Senam bersama dan fun games menjadi sarana memperkuat kekompakan, sedangkan bazar UMKM memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan dan memasarkan produknya kepada peserta kegiatan,” katanya.


Rinto menambahkan, pelibatan UMKM juga mencerminkan komitmen Pelindo untuk ikut menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat. Kehadiran bazar di tengah rangkaian kegiatan internal perusahaan diharapkan membuka akses pasar sekaligus meningkatkan eksposur produk-produk lokal.


“Melalui momentum HUT ke-81 Republik Indonesia, kami ingin menumbuhkan kembali semangat gotong royong, kepedulian, dan optimisme. Nilai-nilai tersebut menjadi energi bagi seluruh Port Captain Pelindo untuk terus memberikan pelayanan terbaik dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia,” tutup Rinto.


(Redaksi DNN.Com).

Pelindo Regional 4 Perkuat Ekosistem Vendor, dengan Sosialisasi Kebijakan Pengadaan Tahun 2026




DETIK NEWS (Makassar) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memperkuat ekosistem vendor di wilayah Regional 4 melalui pembaruan kebijakan pengadaan barang dan jasa, digitalisasi sistem P-eproc, penerapan Contractor Safety Management System (CSMS), serta dukungan pembiayaan dari bank-bank Himbara.


Langkah tersebut diwujudkan melalui Sosialisasi Pengadaan Barang dan Jasa Pelindo Tahun 2026 yang digelar di Ruang Rapat Akhlak, Lantai 7 Kantor Pelindo Regional 4, Makassar, Kamis (13/8/2026).


Kegiatan ini diikuti para vendor yang selama ini telah bekerja sama maupun yang akan menjalin kerja sama dengan Pelindo Regional 4. Sosialisasi tersebut menjadi forum penyelarasan pemahaman mengenai kebijakan, sistem, dan standar yang harus dipenuhi dalam proses pengadaan di lingkungan Pelindo.


Division Head Pelayanan SDM dan Umum Pelindo Regional 4, Rinto Saiful, mengatakan bahwa vendor memiliki posisi strategis dalam mendukung kelancaran operasional dan peningkatan kualitas layanan kepelabuhanan.


“Pelindo memandang vendor sebagai mitra strategis. Karena itu, hubungan kerja sama harus dibangun berdasarkan profesionalisme, transparansi, kepatuhan, kualitas pekerjaan, serta komitmen terhadap keselamatan,” ujar Rinto.


Menurut dia, kesamaan pemahaman terhadap kebijakan pengadaan diperlukan agar setiap proses kerja sama berjalan lebih tertib, efektif, dan akuntabel. Pelindo juga ingin memastikan seluruh vendor memiliki kesiapan yang memadai sebelum mengikuti proses pengadaan maupun melaksanakan pekerjaan.


Kesiapan tersebut tidak hanya mencakup kelengkapan administrasi dan kemampuan teknis, tetapi juga integritas, kapasitas perusahaan, serta pemenuhan standar keselamatan dan kesehatan kerja.


“Kami berharap seluruh vendor dapat memahami ketentuan yang berlaku dan mempersiapkan diri dengan baik. Hal ini penting agar kerja sama yang terjalin mampu memberikan nilai tambah bagi perusahaan dan mendukung pelayanan Pelindo kepada pengguna jasa,” katanya.


Dalam sosialisasi tersebut, peserta mendapatkan penjelasan mengenai peraturan terbaru pengadaan barang dan jasa, penerapan CSMS, pembaruan sistem P-eproc, serta fasilitas finance funding dan dukungan perbankan dari Himpunan Bank Milik Negara atau Himbara.


Manager Pengadaan Non Teknik PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Yanuar Siscaria Rahmawati, menjelaskan bahwa pembaruan kebijakan dan sistem pengadaan merupakan bagian dari transformasi Pelindo untuk menciptakan proses bisnis yang semakin transparan, efisien, dan kompetitif.


“Pengadaan barang dan jasa tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan perusahaan. Proses ini juga menjadi instrumen penting dalam menjaga efisiensi, transparansi, persaingan usaha yang sehat, dan kualitas hasil pekerjaan,” tutur Yanuar.


Menurut Yanuar, pembaruan sistem P-eproc diharapkan semakin memudahkan pelaku usaha mengikuti proses pengadaan secara digital. Vendor juga diminta memastikan seluruh informasi perusahaan dalam Vendor Management System (VMS) tercatat secara lengkap, benar, dan mutakhir.


Pelindo, lanjutnya, membuka kesempatan yang setara bagi pelaku usaha yang memiliki kompetensi dan memenuhi ketentuan untuk berpartisipasi dalam proses pengadaan perusahaan.


Selain aspek administrasi dan digitalisasi, Pelindo menempatkan keselamatan sebagai salah satu persyaratan penting dalam pelaksanaan pekerjaan. Melalui penerapan CSMS, setiap kontraktor harus mampu mengidentifikasi dan mengendalikan risiko keselamatan dan kesehatan kerja.


Sementara itu, Manager Pengadaan Pelindo Regional 4, Anrina Mesanny Aprilia Rasmud, mengatakan sosialisasi tersebut juga menjadi ruang komunikasi langsung antara Pelindo dan para vendor terkait mekanisme pengadaan.


“Melalui forum ini, vendor dapat memperoleh informasi yang lebih komprehensif sekaligus menyampaikan pertanyaan mengenai proses pengadaan. Kami ingin memastikan tidak ada perbedaan pemahaman dalam penerapan kebijakan di lapangan,” ujar Anrina.


Menurut Anrina, kelengkapan administrasi, kemampuan teknis, integritas, serta pemenuhan standar keselamatan merupakan satu kesatuan dalam menentukan kesiapan vendor untuk bekerja sama dengan Pelindo.


Pelindo Regional 4 terus mendorong terciptanya ekosistem pengadaan yang terbuka, profesional, dan kompetitif. Penguatan tersebut diharapkan meningkatkan kualitas barang dan jasa yang diperoleh perusahaan sekaligus memperluas kesempatan bagi pelaku usaha yang memenuhi persyaratan.


Sosialisasi Pengadaan Barang dan Jasa Pelindo Tahun 2026 dilaksanakan di empat wilayah regional, yakni Medan, Jakarta, Surabaya, dan Makassar. Rangkaian kegiatan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan menyeragamkan pemahaman dan implementasi kebijakan pengadaan di seluruh wilayah operasional Pelindo.


(Redaksi DNN.Com).

Selamat Pak MHD.Tharis Hasibuan Meraih Gelar DOKTOR Manajemen Kekhasan Transportasi ITL Trisakti


 


DETIK NEWS (Jakarta) -  Pada Selasa 11 Agusus 2026, bertempat di Gedung Pascasarjana Lantai 3, Gedung C Institut Transportasi dan Logistik (ITL) Trisaksi Fakultas Manajemen dan Bisnis, Bapak MHD. Taris Hasibuan dinyatakan lulus meraih gelar DOKTOR Manajemen Kekhasan Transportasi.


Pada Sidang Terbuka Promosi Doktor tersebut yang dimulai Jam 09.00 sd. 12.00 Wib itu, MHD Taris Hasibuan mengangkat Disertasi dengan Judul Analisis Peran Penilaian Risiko, Kepatuhan pada ISM Code dan ISPS Code terhadap Risiko dan Keselamatan Pelayaran.


Sidang Promosi Doktor MHD. Taris Hasibuan yang memiliki NIM  22C713001024  itu, dipimpin atau diketuai oleh Prof.Dr. Capt. HM Thamrin, MM., dengan Penguji Dr. Lira Agusinta, SE, MM, Dr. Capt. Fausta Air Barata, MM., sebagai Promotors, Prof. Ir. H. Edi Abdurachman, S., M.Sc.,Ph.D. serta sebagai Ko-Promotor I, oleh Dr. Sandriana Marina, AMTrU, M.M.. Ko Promotor II oleh Prof. Sudjanadi Tjipto Sudarmo, S.E., M.B.A, APU.


Hadir dalam Sidang Terbuka Promosi Doktor itu antara lain Bapak Fourmansyah, S.H., M.M., M.H, Kepala Pangkalan PLP Kelas 1 Tanjung Priok Ditjen Perhubungan Laut RI, bersama segenap jajaran, serta para mitra, keluarga besar dan sahabat media.


Dalam kata sambutannya Formansyah mengatakan bahwa tema Disertasi yang diangkat oleh DR. MHD. Tharis Hasibuan, sangat relevan dengan tugas dan fungsi Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dalam penyelenggaraan keselamatan pelayaran serta penjagaan laut dan pantai.


“Bahwa untuk keselamatan kapal, bukan saja melihat Serifikat ISM Code dan Dokumen ISPS Code yang dimiliki, namun juga harus dibarengi dengan pengawasan kepatuhan dalam melihat visi manajemen perusahaan pelayaran, kondisi kapal dan kepatuhan atau prilaku ABK Kapal di lapangan,” Ujar Fourmansyah.


“Selamat dan Sukses, kami haturkan kepada saudara kami, BapakMHD. Tharis Hasibuan, yang telah memberikan kontribusinya melalui Disertasi Doktor Manajemen Kekhasan Transportasi, dan tentunya kontribusi dan pemikiran akan terus berkembang sebagai sumbangsih bagi keselamatan pelayaran nasional,” ungkap Formansyah.


Dalam kesempatan tersebut, DR. MHD Tharis Hasibuan juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada para pihak terkait atas segenap dukungan selama menjalani Kuliah S 3 selama tiga tahun, hingga berhasil menyelesaikan Disertasi Gelar Doktor.


“Bahwa apa yang saya sampaikan melalui Disertasi Gelar Doktor ini, tentu banyak keterbatasan, dan tentunya saya akan terus kembangkan, sebagai bagian dari sumbangsih akademik bagi peningkatan keselamatan pelayaran nasional,” Ungkap DR. MHD Tharis Hasibuan.


(Redaksi DNN.Com).

       

      

P3B-OPPI Bubar P3IS Jadi Wadah tunggal Pensiusnsn Pelindo

 



DETIK NEWS (Jakarta) -  Hari Senin,10 Agustus 2026, bertempat di Sekretariat  Pusat Perkumpulan Purnabakti Pelabuhan Bersatu (P3B-OPPI), di Jl. Cempaka Putih Timur VIICempaka Putih  Jakarta Pusat, Dewan Pengurus Pusat secara resmi menyatakan demisioner.


Hal itu disampaikan Dr. Riman S. Duyo, S.H.,M.H selaku Ketua PB3-OPPI, didampingi Wagimin , S.E.,MBA., selaku Sekjen, pada acara Konferensi Pers. “Hari ini, Senin, 10 Agustus 2026, kami sampaikan secara resmi beberapa informasi terkait P3B-OPPI, terkait komitmen penting yang perlu direalisasikan. Bahwa, sebagaimana diketahui P3B-OPPI merupakan /organisasi/perkumpulan Purnabhakti PT Pelabuhan Indonesia (Persero), yang didirikan dengan Akta Notaris Hambit Maseh, S.H., Nomor 454 Tanggal 6 Juli 2022 dan disahkan sesuai Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM No. AHU 0007495 THN 2022, Tanggal 01 Agustus 2022,” jelas Riman S. Duyo..


Dikatakan, dalam perkembangannya, terdapat pula organisasi/perkumpulan pensiunan Pelindo dengan nama Perkumpulan Purnakarya Pelabuhan Indonesia (P3I), dimana maksud dan tujuan pendirian, kurang lebih sama dengan maksud dan tujuan pendirian P3B-OPPI.


“Untuk kepentingan Anggota purnabhakti/pensiunan Pelindo dan juga efektivitas komunikasi stake holder utama, yakni Direksi PT Pelindo (Persero) dalam mewujudkan maksud dan tujuan P3B-OPPI dan P3I, maka pada tanggal 22-23 September 2025 pada Munas dan Deklarasi Bersama di Jakarta, P3B-OPPI dan P3I sepakat bersatu dan membentuk satu perkumpulan pensiunan sebagai wadah tunggal purnabhakti/pensiunan Pelindo. Dalam Kesepakatan Munas dan Deklarasi Bersama dimaksud, apabila perkumpulan bentukan baru telah terbentuk, maka P3B-OPPI dan P3I, masing-masing akan membubarkan diri sebagai Badan Hukum Perkumpulan, sehingga fasilitasi silahturahmi dan upaya peningkatan kesejahteraan purnabhakti/pensiunan Pelindo, akan dilaksanakan oleh Badan Hukum Perkumpulan yang baru,” jelasnya.

 

P3IS Terbentuk, P3B-OPPI Bubar

Bahwa pada tanggal 17 Nopember 2025, telah terbentuk Perkumpulan Pensiunan Pelabuhan Indonesia Sejahtera disingkat P3IS, dengan Akta Pendirian Nomor 13, Tanggal 17 Nopember 2025 yang dibuat oleh Notaris di Jakarta, Sdr. Arief Yulianto, S.H., M.Kn, dan disahkan oleh Menteri Hukum, sesuai Keputusan Menteri Hukum : AHU-0008976.AH.01.07 Tahun 2025, Tanggal 5 Desember 2025.


“Maka dengan telah terbentuknya dan disahkannya Badan Hukum Perkumpulan P3IS, maka sesuai dengan Komitmen Deklarasi Bersama tanggal 23 September 2025, P3B-OPPI melakukan proses PEMBUBARAN perkumpulan P3B-OPPI. Untuk pembubaran dimaksud, saat ini telah terbit Surat Keputusan Menteri Hukum Keputusan Menteri Hukum Republik Indonesia Nomor AHU-15.AH.01.13.Tahun 2026, Tanggal 21 Juli 2026 Tentang Berakhirnya Status Badan Hukum Perkumpulan Purnabhakti Pelabuhan Bersatu,” Tegas Riman S. Duyo.


Lebih lanjut disampaikan, bahwa dengan terbitnya Keputusan Menkum, maka  P3B-OPPI yang didirikan berdasarkan Akta Notaris Hambit Maseh, S.H., No. 454 Tanggal 6 Juli 2022 dengan pengesahan Menteri Hukum dan HAM No. AHU 0007495 THN 2022, Tanggal 01 Agustus 2022, SECARA HUKUM TIDAK LAGI MEMILIKI STATUS BADAN HUKUM (bubar), sehingga Akta Pendirian tidak lagi dapat digunakan sebagai dasar aksi perkumpulan.


“P3B-OPPI telah merealisasikan Komitmen Deklarasi Bersama P3B-OPPI dan P3I yang dideklarasikan pada tanggal 23 September 2025 di Jakarta. Dengan demikian untuk selanjutnya (kedepan) berkenaan dengan fasilitator silahturahmi dan pelaksanaan program upaya peningkatan kesejahteraan purnabhakti/pensiunan PT Pelindo (Persero), selanjutnya dilaksanakan oleh Pengurus Perkumpulan P3IS,” tambah Riman S. Duyo.


(Redaksi  DNN.Com).